Kita
berdoa..di setiap doa yang kita ucap kita berharap Tuhan menjawab. Lancangnya..kita
ingin Tuhan mengabulkan, secepatnya.
Doa yang
diucapkan tidak selalu baik. Dalam marah kadang kita berdoa..mungkin bukan doa
yang baik untuk orang lain, dan lancangnya..kita ingin Tuhan mengabulkan,
secepatnya.
Aku berdoa,
terutama ketika sakit, susah, atau butuh pertolongan. Ketika senang
kadang-kadang, untuk bilang terima kasih dan untuk meminta hal-hal yang tidak pernah
ada habisnya.
“God will always reply our request” orang bilang..”not always with yes, but
always with the best.” And I believe so.
Aku berdoa,
dalam salah satu doaku, aku selalu minta dijaga...dijaga dari penyakit hati, dijaga
agar selalu di jalan yang benar. Agar selalu diingatkan dan dikembalikan ketika
aku hilang arah atau dengan sok tahu nya mengambil jalan yang salah.
Tuhan
menjawab, dengan caraNya sendiri.
Ketika
aku mulai tinggi hati, ditunjukaNya kesalahan-kesalahan dan kelemahan juga
segala rupa kebodohan yang ada padaku. Sehingga aku tidak punya alasan lagi
untuk meninggi.
Ketika
aku melangkahiNya, memprediksi apa yang akan terjadi besok, lusa, atau tahun
depan dan dengan lancangnya meyakini hal-hal yang aku pikir akan terjadi di
hidupku, Tuhan menunjukan bahwa aku tidak punya kuasa atas apapun. Bahwa aku
tidak berhak menulis skenarioku sendiri. Tidak ada yang berhak.
Dan ketika
aku selalu berusaha melakukan hal yang benar dan karena itu merasa berhak
men-judge keputusan orang yang dianggap salah. Tuhan menempatkan aku di posisi
itu. Posisi dimana mungkin akhirnya semua orang akan men-judge aku seperti aq
men-judge keputusan orang, tanpa tahu apa..kenapa..dan bagaimana.
Ya...Tuhanku selalu menjawab doaku, dengan caraNya sendiri.
Dan aku
percaya Dia akan selalu menjagaku, dengan caraNya sendiri.
kaka..bagus banget ;)
ReplyDeleteiya..keep praying kaka..Setiap keputusan benar ko, walopun tergantung dari sisi mana kita memandangnya.